Ratusan Siswa SMK Telkom Makassar duduk penuh antusias mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Dini di Lontara (Lorong Pengantar Kreatifitas) SMK Telkom Makassar. Terlihat wajah siswa kelas X yang serius, penasaran, sampai ada yang menahan tawa ketika terpukau oleh penampilan Kak Dini. Intonasi Suara, Mimik wajah seolah menyihir perhatian untuk terus fokus menyaksikan dongeng kak Dini.

Kak Dini mengawali dongeng dengan menghadirkan seekor monyet putih, Si Utin. Para siswa dibuat tertawa oleh tingkah si Utin yang begitu menggemaskan. Isi atau konten dongeng dikemas dengan menyenangkan sehingga siswa mampu menyerap banyak hikmah dalam cerita.

Seketika terbesit kesedihan membuat suasana menjadi hening saat kak Dini bercerita tentang dongeng perjalanan Ahmad, seorang anak sholeh yang meninggal dunia di usia muda yang karena kesholehannya, dia bisa membawa kedua orang tuanya masuk surga dan tinggal bersamanya. Tawa pun melebur menjadi haru. Kegiatan mendongeng di SMK Telkom Makassar ditutup dengan muhasabah bersama, tangisan siswa pun pecah sambil memeluk dan bersalaman dengan rekan-rekan di sebelahnya.

Meskipun baru pertama bertemu dengan siswa-siswi di SMK Telkom Makassar, Kak Dini dengan pembawaannya yang ramah terlihat sangat dekat dengan siswa.

Menurut Pak Halim, Kepala SMK Telkom Makassar, Kegiatan Mendongeng ini sangat inspiratif. Bukan hanya untuk siswa tetapi sangat baik untuk guru-guru agar dapat mencontoh cara membawakan cerita atau menyajikan pelajaran sehingga dapat bermanfaat dalam dunia Pendidikan. [Farid Mawardi]